-->

Wisata Pagubugan Melung, Berenang Dikelilingi Perbukitan dan Persawahan


Ada wisata baru lagi niy teman-teman, wisata Pagubugan Melung, kenapa saya menyebutnya baru, ya karena saya baru aja main-main kesana heheee..Tempat wisata unik ini berada di dusun III desa Melung, kecamatan Kedung Banteng, Banyumas. Untuk bisa sampai ke lokasi wisata ini tidaklah sulit, pasti yang dulunya sudah biasa mondar mandir dolan-dolan ke bukit tranggulasih melewati lokasi ini.








Untuk bisa masuk ke dalam lokasi Pagubugan Melung saat ini hanya bisa menggunakan sepeda motor saja dan kalian cukup membayar biaya sebesar lima ribu rupiah untuk membantu pengelola mengembangkan wisata ini, murah banget yambokkk, dengan uang segitu kalian bebas menikmati alam dengan pemandangan berupa persawahan dan  perbukitan yang sejuk dan indah.



Kalau kalian penasaran ada apaja si di tempat wisata Pagubugan Melung ini, saya akan sedikit memberikan gambaran kecil mengenai tempat ini.. Ya tentu, tempat ini sangat indah, adem dan tenang, sangat pas dipakai untuk kalian wahai budak-budak cinta yang ingin merenungi keinginan hati bahwasanya ingin memilikinya, namun ternyata dia ingin bersama dengan yang lain.





Saat saya main dan berenang ditempat ini, kondisi cuaca sedang tidak begitu mendukung, berangkat ke TKP dengan kondisi langit mendung, tapi ku paksa untuk tetap berangkat, karena mendung bukan berarti hujan, setelah sampai, kabut mulai muncul dan hujan pun mulai turun namun ku tetap tidak goyah, karena hujan adalah gerimis yang move on, ku tetap tegar lalu nyemplung untuk berenang..
Asyikk lho, berenang dengan kondisi hujan, ya dengan cara begini ini aku mensiasati kepedihan, agar supaya ku tak terihat menangis karena hujan membuat air mata ini tak terlihat mengalir di pipi, mata merah dan sembab pun bisa dianggap oleh mereka yang melihat karena terlalu lama menyelam dalam air kolam,.,. air kolam yang telah menyatu dengan air mata kepedihan,...eeaaakkkk~~  







Fasilitas yang disediakan oleh pengelola disini cukup lengkap, dengan tempat parkir untuk sepeda motor yang cukup luas, di dekat tempat parkir tersebut ada warung dengan banyak sekali pilihan makanan untuk nyemil dan minuman, kemudian ada juga toilet dan tempat bilas untuk kalian setelah selesai berenang di kolam renang unik disini.



Tempat Wisata Pagubugan Melung pas juga untuk keluarga kecil dengan putra putrinya yang sedang lucu-lucunya mengenalkan alam dan bermain air, karena di wisata Pagubugan Melung ini ada kolam renangnya yang berada ditengah-tengah persawahan, bisa berfoto ria bersama keluarga dan duduk santai di gubuk-gubuk yang sudah disediakan oleh pihak pengelola sembari menikmati mendoan, kupat dan mie instan. Josss ya, pinggiran surga banget pokokelah heuuheuuu...





Baca Juga: Wisata Hutan Pinus Limpakuwus, Sumbang: Bikin Betah dan Murah Meriah Lurr...
Selain menyajikan wisata alam yang cukup unik, di desa Melung ini juga sebenarnya menyediakan kopi khas dari desa Melung. Namun mungkin untuk kopi masih belum bisa diproduksi secara luas dan hanya bisa dikonsumsi sendiri. Saya mencoba memesan kopi Melung sambil nyemil beberapa lembar mendoan, lalu membelinya untuk dibawa pulang, ya lumayan kan, kopi Melung ini bisa saya nikmati di rumah.



Penasarankan pastinya untuk mengunjungi tempat Wisata Pagubugan Melung ini, ndang pada dolan dan menikmati sajian alam yang menarik dibalut dengan kehangatan mendoan dan kopi Melungnya yang semrutut pisan luurrrr,...

Oiya selalu utamakan keselamatan dan selalu membuang sampah pada tempatnya. Bantu pihak pengelola juga dalam hal kebersihan tempat wisata (((Di manapun kalian berdarmawisata))), jangan mentang-mentang bayar lalu kalian semena-mena dengan kondisi sekitar...

Selamat Berdarmawisata Lurrrrr...



ARTRENTTOUR OUTDOOR & HOLIDAY

Sedia =

》Sewa Alat Outdoor seperti Alat Camping dan Alat pendakian Gunung 

》Sewa Mobil Pribadi, Mobil Elf, dan Bus Pariwisata

》Paket Open Trip Pendakian Gunung dan Paket Wisata

🏢Alamat Kios Lapangan Ajibarang Wetan no 5 Kec. Ajibarang, Kab Banyumas

📳 WA 0856-0050-0572 // WA.me


Selamatkan generasi kita dari bahaya kurang Piknik








LihatTutupKomentar