-->

3 Faktor yang Bisa Menghancurkan Masa Depanmu

3 Faktor yang Bisa Menghancurkan Masa Depanmu. Penyusun ringkasan panduan ini adalah : Yodhia Antariksa

Ada 3 Hal yang Bisa Merusak Ketenangan Jiwa dan Kebahagiaan dalam Batin Kita

Negative Power # 1 : Negative Thinking.
Mungkin nasib hidup saya akan begini-begini selamanya. Mungkin saya tidak akan pernah menjadi orang yang berhasil

Kilatan negative thinking yang pekat dengan aura pesimisme itu kadang menyelinap. Di saat kita merenung, atau di saat kita letih sehabis pulang kantor dan tiduran di dipan rumah.

Negative thinking seperti ini acap membuat motivasi kita melemah, dan membuat kita pelan-pelan terpepet dalam kepedihan. Energi positif kita kian redup dan jiwa kebahagian kita terkoyak.

SOLUSI : Lebih banyak meluangkan waktu untuk berpikir positif dan optimis akan membuat ruang otak Anda untuk berpikir negatif dan pesimis menjadi kian mengecil. Dan persis dititik itulah, kebahagiaanmu pelan-pelan naik, dan keajaiban sebentar lagi bisa datang menghampirimu.



Negative Power # 2 : Never Ending Complaining. 
Susah pak kerja disini, sistem karirnya ndak jelas. Boss saya suka pilih kasih pak. Wah targetnya sulit dicapai mas karena banyak faktor eksternal. Capek kerja disini mas, kerjaannya banyak gajinya segitu-gitu saja. Sounds familiar? Mengeluh hanya akan membawamu dalam lingkaran setan yang muram : makin sering mengeluh > makin lenyap energi positifmu > makin mekar aura kesedihanmu > dan saat pikiran kian sedih maka otakmu gagal menemukan terobosan solusi yang kreatif > dan hidupmu akan makin terpuruk > dan karena makin terpuruk Anda akan mengeluh lagi > balik lagi ke kalimat awal.

SOLUSI : lebih rajin bersyukur sebab hal ini akan membuat jiwa kita akan menjadi makin bahagia.



Studi juga menemukan, orang yang rajin bersyukur maka jiwanya akan lebih resililien atau tangguh menghadapi tantangan hidup; dan lebih optimis melihat masa depan.

Negative Power # 3 : Bad News and Negative Information.
Studi menunjukkan, makin sering Anda nonton berita di televisi atau di media online, maka Anda akan makin tidak obyektif memandang kehidupan.

Studi lain juga menunjukkan, makin sering menyimak berita di televisi dan media online lainnya bisa membuat Anda makin pesimis melihat masa depan (Seligman, Learned Optimism, 2007).



Itulah kenapa para happiness scientist menulis : kurangi waktu menyimak berita di televisi dan selektif-lah membaca berita-berita di media online. Sebab, terlalu banyak nonton berita (yang acap isinya sampah) di televisi dan media online hanya akan menggerus spirit optimisme dan kebahagiaan dalam jiwamu.

3 Faktor yang menurunkan ketenangan jiwa :
1. Negative thinking.
2. Never ending complaining.
3. Negative information.
LihatTutupKomentar