-->

Birds Of Prey : Gang cewek Haley Quinn yang Berusaha Move On


Setelah penantian lama, film Birds of prey akhirnya resmi tayang di Indonesia sejak tanggal 5 februari 2020. Mencoba peruntungannya setelah sang mantan”Joker” mendapatkan nominasi 11 piala Oscar, Harley kini mengikuti jejak versi stand alone nya.

Harley Quinn menjadi salah satu anti-hero yang difavoritkan oleh banyak orang dari karakter DC comics. Harley Quinn merupakan perawat yang kemudian jatuh cinta dengan Arthur Fleck, seorang psikopat yang kemudian berubah menjadi sosok musuh bebuyutan Batman.

Melalui Harley Quinn, kita dapat melihat sosok Joker dari sudut pandang seorang wanita yang mencintai Joker yang tak pernah terungkap dalam film-film Batman. Berbeda dari film sebelumnya , Suicidal Squad, dalam film Harley Quinn: Birds of Prey and the Fantabulous Emanticipation of one Harley Quinn <judulnya panjang  sekali bukan? > Harley Quinn mendapati bahwa kisah cintanya dengan Joker sudah berakhir dan harus segera move on atau sesuatu yang buruk akan menimpa dirinya.

Harley Quinn Ingin Move On dari bayang-bayang Joker

Sebagaimana diketahui bahwa kisah cinta Harley dengan Mr J putus nyambung dan kali ini Harley ingin lepas dari bayang-bayang Mr.J.  Hubungan keduanya yang memburuk inilah yang menjadi latar belakang dari kisah film Birds of Prey.

Ia ingin menjadi sosok yang disegani serta ditakuti oleh para musuhnya sebagaimana kekasihnya itu. Maka untuk membuktikan bahwa Harley  tidak lagi mencintai Joker maka ia sengaja mencopot kalung dengan inisial “J” di lehernya serta meledakkan pabrik kimia yang merupakan tempat dimana ia di baptis sebagai kekasih Joker. 

Sialnya, aksinya ini diketahui oleh penduduk kota Gotham yang kemudian berniat untuk membalasakan dendam kepada Harley Quinn atas segala aksi tengilnya. Mereka yang ingin balas dendam sebenarnya merasa takut kepada Joker maka setelah mereka mengetahui bahwa Harley Quinn tidak lagi dilindungi oleh Joker maka merupakan kesempatan emas yang harus diraih dan digunakan sebaik-baiknya, termasuk oleh Roman Sionis yang dijuluki sebagai  Black Mask, sang penguasa dunia kejahatan.

Selain mengincar Harley Quinn, Roman juga mengincar berlian Bertinelli yang tidak sengaja dicuri oleh Cassandra  Cain yang diperankan oleh Ella Jay Basco. Yang membuat masalah menjadi makin rumit adalah Cain merupakan anak pencopet yang sangat diperhatikan oleh Dinah Lance yang diperankan oleh Jurnee Smollett-Bell yang merupakan salah satu orang kepercayaan dari Roman.

Ketika Harley Quinn menawarkan diri membantu Roman dalam mencari Cain, seorang anti-hero lain bernama Huntress datang ke kota Gotham dan menambah ruwet segala permasalahan. 

Plot twist yang lebih mudah dicerna daripada Suicide Squad 

Ketika menonton Birds of Prey, jalinan cerita yang lebih mudah dan runut untuk dicerna. Jika di awal cerita mungkin plot terlihat seperti film Deadpol yang plot twist nya serta alur yang cepat membuat kita sering menahan napas, di Birds of Prey tidak ada lagi plot edgy dan juga karakter emo. Namun begitu, film ini tetap masih memiliki adegan yang hit dan miss. Ada beberapa adegan yang seperti terlihat seperti tampil hanya sebagai pelengkap durasi saja.

Pada akhirnya, film Birds of Prey ini masih menjadi film yang dibuat dengan plot yang masih berantakan namun film ini lebih rapi daripada film sebelumnya. Tokoh dan karakter yang seakan bertubrukan kepentingan seperti Renee Montoya detective yang menelusuri kejahatan Roman, Black Canary dan Victor Zsacs yang merupakan anak buah Roman dan mengejar berlian, serta Huntress yang mengejar balas dendam kepada Roman.

Pesan Emansipasi dalam judul 

Dengan menyematkan kata Emancipation dalam film Birds of Prey, ada pesan penting yang disampaikan dari film yang digarap oleh Cathy Yan. Karakter wanita yang ada dalam film ini mendapatkan perlakuan yang tidak adil dan juga diremehkan. Ada Harley Quinn yang diremehkan tidak bisa bertahan tanpa Joker, ada detective Montoya yang tidak mendapat apresiasi di kantor, ada Black Canary yang selalu dikekang oleh bos, serta kehadiran Huntress yang mencari keadilan akan luka yang dialami saat masa lalu.

Jika ingin menonton film Birds of Prey Harley Quinn ini, ingat bahwa film ini memiliki rate dewasa karena adegan kekerasan yang ditampilkan bisa membuat ngeri. 
LihatTutupKomentar