-->

Cara Menulis Dengan Teknik Hypnowriting



Sebagai awal materi, saya ingin jelaskan dulu secara singkat dan simpel apa itu hypno copywriting yang menjadi tema kita kali ni. 


Jadi...


Hypno copywriting itu terdiri atas dua kata, yaitu hypno dan copywriting. 


Hypno atau hipnosis berupa teknik menembus alam bawah sadar manusia, sehingga bisa menerima suatu pemikiran tertentu hingga menjadi sugesti. 


Sedangkan copywriting merupakan teknik seni berkomunikasi lewat tulisan untuk mempengaruhi orang lain agar bertindak sesuai keinginan penulis. 


Jadi, hypno copywriting adalah teknik mempengaruhi orang lain lewat tulisan agar menjadi sugesti lalu bertindak sesuai keinginan penulis. 


Nah, saat menulis materi ini, saya teringat sebuah produk yang punya tagline, 


_Kesan Pertama begitu menggoda, selanjutnya terserah Anda._ 


Ada yang tahu produknya? 😁😅


Bukan produknya yang akan kita bahas, tapi bagaimana memunculkan *Kesan Pertama yang Menggoda* agar iklan yang kita buat bisa buat calon pembeli ngelirik, kesengsem, terus dipinang. 


Kok kayak orang mau nikah aja ya. Hehehe. 😅


Nah, lalu bagaimana biar bisa dipinang sama calon pembeli? 

(Ini yang dipinang produknya ya, bukan penjualnya. Kalau penjualnya, itu sih terserah Anda. Haha) 😁


Sebelumnya…


Coba cek dulu 


Apakah kita sering menawarkan produk yang kita jual itu asal-asalan gak? 

Iklannya yang kita buat menarik gak? 


Dari beberapa kasus dan pengalaman, banyak dari kita yang justru membuat iklan itu asal-asalan, seperti menuliskan iklannya seperti ini  


Yuk diorder, 

Buruan dipesan, 

Minat japri ya,

Segera dipesan,

Cepetan dibeli,

Beli sekarang,


dan sebagainya.


Akibatnya, ya pas buat status atau postingan jualan di media sosial dengan cara itu, hasilnya bisa ditebak. Sepi like, komentar, dan pasti gak ada yang nge-share. 


Benar kan? 


Jadinya… dengan iklan yang dibuat begitu, gak bisa bikin orang lain atau calon pembeli kesengsem, apalagi beli. 


Gak ada kesan pertama yang begitu menggoda atau dorongan yang bikin calon pembeli untuk setidaknya melirik iklan kita.


Lalu caranya bagaimana mas?

Caranya…


*Pertama, pahami dahulu konsep 3 detik pertama.* 


Maksudnya adalah, calon pembeli memiliki waktu 3 detik untuk merespons iklan yang kita posting. 


Apakah dia mau terus membaca iklan kita atau justru sebaliknya, yaitu mengabaikan dan menganggap iklan itu gak penting. 


Kalau iklan kita dianggap gak penting, bahaya. Itu artinya gak akan terjadi penjualan atau transaksi.


Apalagi, berdasarkan penelitian, hanya 2 dari 10 orang yang baca iklan sampai habis. Sedangkan sisanya atau 8 orang hanya baca iklan selintas saja. Wussh.


Artinya, yang gak baca iklan sampai tuntas itu banyak banget. Padahal, kita maunya yang baca iklan kita itu banyak biar peluang closingnya besar. Benar?


Karena itulah, inilah pentingnya 3 detik pertama yang harus bisa memunculkan rasa _kesan pertama begitu menggoda_ dalam iklan yang kita buat. 


*Kedua, buat Headline atau Judul Iklan yang menarik*


Nah, bagaimana munculkan kesan pertama begitu menggoda?


Ya itu, sesuai subjudul di atas, yaitu buat headline iklan yang menarik. Headline ini, kalau bahasa gampangnya sih, disebut judul iklan. 


Judul iklan ini yang bikin calon pembeli atau target market mau baca sampai habis. Untuk bisa menarik calon pembeli, Anda bisa pahami ciri-ciri judul iklan yang bikin calon pembeli mau baca. 


*_Unik._* 


Biasanya, yang unik itu yang menarik dan membangkitkan ke-kepo-an calon pembeli. Untuk bisa buat headline unik, kita bisa lihat dari hal-hal unik yang ada di produk yang kita jual. Bisa juga dari fitur produk yang paling menonjol, pengalaman pelanggan, dan sebagainya.


*_Spesifik._*


Selain unik, headline iklan juga perlu dibuat spesifik agar bisa memberikan informasi yang cukup mengenai produk yang ditawarkan. Umumnya, headline yang spesifik ini memberikan semacam manfaat, solusi, ataupun ditujukan kepada siapa suatu produk dipasarkan. 


*_Bikin penasaran._*


Tujuannya agar calon pembeli mau membaca iklan kita sampai habis. Untuk itu, kita perlu memberikan rasa penasaran di judul iklan yang kita buat. Lagipula, penasaran itu kan merupakan pemasaran juga. 


Nah, bentuk headline yang bikin penasaran ini bisa berupa pertanyaan yang berhubungan dengan masalah, kebutuhan, ataupun keinginan calon pembeli. 


*_Berisi manfaat._*


Calon pembeli ataupun pembaca itu egois. Mereka hanya ingin baca sesuatu jika itu dirasa bermanfaat buat mereka. Kalau tidak bermanfaat, tentu akan ditinggalkan. 


Makanya, headline yang berisi manfaat akan dibaca oleh calon pembeli. 


Paham sampai sini kan? 😊

Nah, setelah tahu ciri-ciri headline yang bikin calon pembeli baca, kita lanjut ke cara pembuatan judul iklannya. Caranya, Anda bisa gunakan teknik di bawah ini.


*1. Judul Iklan berbentuk pertanyaan.*


Judul iklan dengan pertanyaan ini akan membuat calon pembeli berhenti sebentar pada iklan Anda untuk menjawab pertanyaan yang Anda buat. 


Atau, mereka akan mencoba mencari jawabannya dari isi iklan Anda. Jadinya, mereka akan baca iklan Anda hingga tuntas.


Contohnya kayak gini.


- _Tahukah Anda mengapa 8 dari 10 wanita memilih kosmetik ini?_

- _Apakah masalah-masalah ini yang bikin Anda sulit untuk buat menulis iklan?_

- _Sadarkah Anda bahwa di dalam perut Anda terdapat banyak racun?_


*2. Judul iklan berbentuk pernyataan.*


Headline dengan bentuk ini akan membuat calon pembeli sadar mengenai sesuatu hal. Biasanya berkaitan dengan keinginan atau cara untuk meraihnya. 


Langsung aja ke contoh


-_Ini dia 7 tips diet praktis bagi wanita pasca melahirkan._

-_Cara cepat menghasilkan 10 juta per bulan dari Facebook._

-_Rahasia tampil cantik alami cuma modal Rp 100 ribu._


*3. Judul iklan berbentuk solusi.*


Headline jenis ini untuk meraih perhatian calon pembeli yang sedang memiliki masalah dan butuh solusinya. Rumusnya Anda bisa memberikan solusi ditambah angka yang menggiurkan plus kemudahan apa yang bisa didapatkan dengan menggunakan produk Anda.


Biar kebayang langsung contoh aja ya. 


- _Turun 10 kg dalam seminggu, hanya dengan mengonsumsi ini._

- _Tingkatkan penghasilan hingga 3 kali lipat hanya dengan tulisan._

- _Miliki properti impian Anda, hanya dengan DP Rp 4 juta langsung serah terima kunci._


*4. Judul iklan berbentuk penawaran.*


Untuk jenis judul ini biasanya digunakan untuk produk-produk konsumsi, seperti makanan, minuman, pakaian, make up dll. Biar makin menarik, Anda bisa menambahkan teknik kelangkaan setelah penawaran spesialnya.


Langsung saja kita simak contohnya.


- _Diskon 50 %, hanya malam ini._

- _Beli 2 gratis 1, hanya untuk 10 pembeli tercepat._

- _Khusus hari ini, dapatkan bonus AC untuk setiap tipe 36/72._


Nah, kebayang kan bagaimana memikat calon pembeli dalam 3 detik pertama saat promosi?


Saya harap teman-teman bisa langsung praktekkan ilmu mahal tersebut. 


Sampai sini dulu ya materinya. Lain hari kita lanjutkan lagi. 


Tabik

LihatTutupKomentar