-->

Membuat Penawaran Minim Penolakan



Membuat Penawaran Minim Penolakan.


Jadi gini….


Ngomong-ngomong soal ditolak, kayaknya itu bikin sakit gigi ya, eh sakit hati. (kayak lagu dangdut. Lebih baik sakit hati daripada sakit gigi ini…..Buat yang tahu aja. 😅😅🤭🤭)


Gak hanya soal masalah cinta, tetapi juga jual-beli. Sakitnya tuh di sini, di dalam hati…(jangan sambil nyanyi lagi.) 😁😁


Maka dari itu, di materi hari ini kita akan bahas bagaimana membuat penawaran minim penolakan. 


Mau tahu ilmunya kan? 


Namun sebelumnya, saya ingin teman-teman memahami hal-hal berikut. 


*Pertama*, teman-teman perlu akui, sadari, dan pahami bahwa penolakan itu pasti ada dalam jual beli. Kita gak bisa hindari itu. Jadi, kita gak usah baper kalau suatu saat ditolak pembeli.  


Yang perlu diingat, kalau ada yang nolak, pasti ada yang terima atau beli. Jadi langkah berikutnya adalah….


*Kedua,* yakini bahwa yang menggerakkan hati calon prospek untuk membeli ke kita itu murni bukanlah kita sebagai penjual, tetapi ada Kekuasaan yang Maha Besar yang melakukan itu. Setuju ya?


*Ketiga,* adalah Mengecilkan Kemungkinan Ditolak. Inilah ikhtiar kita sebagai penjual online agar peluang terjadinya transaksi makin besar. 


Caranya bagaimana mas? 


Sadari bahwa penolakan itu terjadi karena masih ada keraguan di hati calon pembeli. Maka dari itu, hancurkan keragu-raguan itu. 


Makanya, dalam copywriting yang Anda buat berikan hal-hal di bawah ini, agar bisa menembus pikiran bahwa sadar calon pembeli. 


*1. Tunjukkan Testimoni positif.* 

Ya terkadang, calon pembeli masih ragu untuk membeli karena belum percaya sama penjualnya ataupun sama produknya. Produknya belum terbukti bermanfaat.

Sebagai penjual, Anda juga tidak bisa langsung mengklaim bahwa produk Anda itu yang terbaik. 

Karena itu, kita bisa tunjukkan beberapa testimoni positif dari pembeli yang sudah memakai produk Anda dalam copywriting yang Anda buat. 

Jangan asal memilih testimoni. Tetapi pilihlah testimoni yang terlihat dahsyat, spesifik, berisi manfaat dari produk, dan mampu memperlihatkan betapa hebatnya produk Anda.

Dengan begitu, testimoni itu langsung mempromosikan produk yang Anda jual.

Contohnya seperti ini ya : 

_Awalnya saya ragu kalau kosmetik xxxx ini bisa buat wajah glowing. Tetapi setelah mencoba seminggu, banyak teman di kantor bilang, wajah saya beda dari biasanya. Katanya sih, lebih terlihat glowing dan jadi lebih cantik. Saya gak merasa sih, tetapi senang dipuji begitu._ 


*2. Berikan Bukti sosial (socio proof).*

Anda bisa berikan bukti sosial dengan menyebutkan berapa banyak produk yang terjual, berapa banyak yang beli, terjual sampai mana saja. Dengan begitu, calon pembeli makin yakin bahwa produk Anda memang disukai dan laris. 

Adanya bukti sosial akan membuat calon pembeli bertambah yakin terhadap produk yang Anda jual. 

Saya kasih contoh ya. 

_Saya bisa saja mengaku-ngaku bahwa produk pelangsing badan ini terbaik dibandingkan lainnya. Tetapi saya gak mau mengklaim seperti itu, karena saya sadar itu kurang bagus buat bisnis saya ke depannya._ 

_Namun, yang bikin saya bingung, kenapa produk pelangsing ini selalu terjual di atas 10.000 pcs per bulan. Dan rata-rata, yang telah rutin mengonsumsinya selalu bilang puas._ 

_Bahkan, saya pernah survei kecil-kecilan, 8 dari 10 orang yang konsumsi rutin ini mengaku berat badannya turun antara 3-8 kg per bulan._


*3. Berikan Bonus Tambahan.*

Pernah gak sih, kita beli sesuatu, bukan karena produknya, tetapi karena adanya bonus tambahan.

Sehingga kita merasa yakin bahwa uang yang dikeluarkan untuk membeli produk tersebut ternyata bisa menjadi lebih murah karena adanya bonus. 

Saya yakin, Anda pernah alami hal seperti itu. 

Jadi, di sinilah fungsinya bonus. Bonus menjadi nilai tambah dan faktor pendorong agar terjadi penjualan, karena pembeli tidak keberatan dengan uang yang dikeluarkannya. 

Contohnya seperti ini ya. 

_Beruntungnya, dengan investasi Rp 129.000 untuk daftar ecourse Kelas Jago Nulis Iklan, Anda sudah berhak mendapatkan total 11 bonus, di antaranya :_


✓ _500 contekan iklan siap pakai,_

✓ _6 free ebook keren, dan_

✓ _4 video video jualan online._


_Semua bonus tersebut jika dipraktekkan dengan benar bisa menghasilkan pendapatan berlipat-lipat dari bisnis Anda ke depannya._

_Jadi, sekali ikut, untungnya berkali-kali. Masak gak mau untung berkali-kali kan?_ 


*4. Berikan Garansi*

Sudah sifatnya manusia, yang gak mau rugi saat membeli produk. Apalagi, produk yang dibeli memiliki harga yang tidak murah. Mereka akan lebih banyak pertimbangan sebelum membeli. 

Maka dari itu, garansi perlu dihadirkan untuk menghilangkan rasa ragu. Namun, Anda sebagai penjual harus pintar-pintar mengatur syarat dan ketentuannya agar tidak merugikan diri sendiri.

Contohnya bisa seperti ini.

▶️ _Apabila barang yang Anda beli rusak dalam 1 minggu, silakan kembalikan. Dan akan kami ganti dengan yang baru._

▶️ _Begitu produk xxxx ini Anda pakai, lalu ada yang kurang nyaman,  3 x24 Anda bisa komplain ke hotline xxxxxx, sehingga Anda tetap nyaman berbelanja dengan kami._


*5. Tambahkan pendapat ahli/pakar.*

Biasanya, omongan atau pendapat para ahli/pakar maupun intsitusi otoritas punya pengaruh besar terhadap produk yang Anda jual. Calon pembeli akan lebih percaya apabila produk tersebut direkomendasikan oleh para pakar. 

Tahu iklan pasta gigi, yang mengklaim bahwa produknya direkomendasikan oleh pakar gigi di dunia? 

Nah, itu salah satu contohnya. 


*6. Tunjukkan manfaat terlihat lebih besar dari harga.*

Orang mau mengeluarkan uang dari dompetnya itu karena melihat manfaat atau nilai yang lebih besar dari harganya. 

Jadi, buat calon pembeli merasa apa yang dibayar lebih rendah daripada nilai produk yang didapatkan. Caranya dengan menuliskan bonus dan layanan lainnya dalam bentuk rupiah. Anda juga bisa tuliskan berapa rupiah yang bisa dihemat. 

Contohnya seperti di bawah ini.

_Anda boleh saja membeli gamis eksklusif ini hanya 1 pcs seharga Rp 200.000. Namun, Anda akan kehilangan bonus baju koko senilai Rp 150.000 yang bisa dikenakan oleh pasangan Anda._

_Padahal, jika Anda mau saja menambah Rp 75.000 dari harga gamis tersebut, Anda sudah BERHEMAT Rp 75.000 untuk memiliki gamis couple, plus GRATIS biaya pengiriman ke Pulau Jawa._

Kebayang kan bagaimana menghancurkan keraguan calon pembeli produk Anda?


Tabik.

LihatTutupKomentar