-->

Benda benda yg Biasa Dipakai Untuk Praktik Santet. Hancurkan benda benda ini ketika kamu temukan di rumahmu.

 Benda benda yg Biasa Dipakai Untuk Praktik Santet.

Hancurkan benda benda ini ketika kamu temukan di rumahmu.


Santet atau Sihir adalah sebuah praktik "ilmu Hitam" yg memanfaatkan keterlibatan jin didalamnya. Biasanya pelakunya akan terlibat suatu perjanjian bersama jin dgn memberikan sesuatu sebagai syarat atau tumbal. Atau, melakukannya melalui perantara dukun yg memelihara jin tersebut.

Sihir dan santet dikenal juga dalam berbagai negara lain dan tidak hanya di Indonesia. Beberala agama juga membenarkan adanya praktik ini. Jadi santet dan sihir bukan sekedar isapan jempol belaka dan benar adanya.

Praktik ini menyerang pada suatu individu atau kelompok yg berasal dari org lain yg tidak menyukainya atau sebaliknya, ingin disukai. Maka dari itu sihir bisa membuat seseorang celaka, atau justru sebaliknya membuat sang pujaan hati jatuh ke tangannya secara instan.

Kali ini kami akan bahas beberapa benda atau metode yang biasanya dipakai oleh para dukun atau org2 yg melakukan ritual santet. Tujuannya adalah sebagai informasi agar kita lebih waspada dan jika menemukan benda benda ini dirumah untuk segera menyingkirkannya SECARA BENAR.

Pemaparan kami lakukan berdasarkan apa yg pernah kami baca dari narasumber kami, beberapa ceramah agama, dan buku buku yg berhubungan dengan ilmu sihir.

1. Rajah

Rajah adalah sebuah kertas bertuliskan tulisan2 acak yang biasanya ditulis dalam huruf Arab. Kadang rajah ini dibentuk menjadi bentuk manusia, hewan, atau pola pola tertentu.



Terkadang juga terkesan merupakan ayat-ayat Quran padahal jika dibaca, tidak ada artinya atau ayat-ayat tersebut acak atau dihilangkan beberapa hurufnya.

Beberapa rajah bahkan ditemukan ditulis dengan darah menstruasi wanita. Bertuliskan surah Al Fatihah yang dibolak balik urutannya.

Pemakaian rajah bisa bertujuan kepada 3 hal

1. Sebagai pelindung pemiliknya, rajah tipe ini biasa disimpan dalam sabuk, dompet, pintu kamar/ bagian dalam pintu rumah, kalung yg bisa diselipkan kertas didalamnya dll. Disinyalir bisa membuat orang kebal atau terhindar dari bala.

2. Sebagai penglaris. Biasanya dipajang di bagian dapur, dibawah laci uang dll.

Bahkan rajah tipe ini diperlihatkan secara terang2an dibeberapa rumah makan. Disimpan di dalam pigura dan ditaruh dibagian ruang makan atau gerobak.

3. Mencelakakan orang. Rajah biasanya ditaruh didalam jahitan baju, lalu baju tersebut diberikan kepada orang. Maka orang tersebut saat memakainya dapat terkena jampi-jampi dari rajah.

Banyak masyarakat Indonesia masih percaya khasiat rajah dan mengatakannya sebagai budaya atau didasari stigma konyol "semua tulisan Arab adalah Al Quran" Tanpa dia tau artinya

Padahal agama Islam secara tegas sudah menyebutkan rajah adalah bagian dari praktik sihir yang tercela.

Apa yang harus dilakukan jika menemukan rajah? 

Sobek dan hinakan. Dan bakar sambil terus melantunkan ayat-ayat suci Quran. Usahakan dalam keadaan berwudhu. Jika rajah tersebut ditulis dengan tinta, bisa dilakukan penghapusan terlebih dahulu sebelum dibakar.


2. Tanah Kuburan atau Bunga bunga di teras

Pernah dengar malam2 ada lemparan kerikil atau tanah2 di depan rumah atau kena jendela? Tanpa maksud menakut2i, biasanya ini adalah praktik santet menggunakan tanah kuburan.


Kami kurang tau apa syarat tanah kuburan untuk praktek ini, tapi biasanya praktik ini dipakai untuk menjatuhkan usaha seseorang atau membuat keluarga yg tinggal di sana sakit. 

Selain tanah kuburan, biasa juga dipakai bunga bunga tertentu yang ditebar secara acak di sisi2 rumah.

Praktik sihir menggunakan tanah ini bisa membuat keganjilan-keganjilan diluar nalar. Dagangan yg tidak laku, makanan yg gampang basi, pelanggan yg melihat toko tutup padahal buka, dll

Santet tipe ini aktif saat tanah atau bunga yg ditebar terinjak atau mengenai langsung kulit korbannya.

Penanggulangannya,  jika menemukan ada tanah2 yg asing ada di teras, gunakan alas kaki dan sapu tanah-tanah itu. Bisa juga dengan disiramkan air sampai bersih. Kemudian utk yg muslim, bisa bacakan ayat2 surah al Baqarah di tiap sudut rumah.


3. Buhul buhul (ikatan temali)

Hampir semua praktek santet pemuncak paling atasnya adalah perjanjian dgn jin menggunakan buhul. Buhul adalah ikatan yang didalamnya terdapat perjanjian dengan jin. Ikatan ini ukurannya kecil sekali. Tali yg dipakai bisa berupa rambut, benang, dll


Bisa bayangkan sehelai rambut yg diikat sehingga bagian tengahnya ada ikatan kecil? Nah sekecil itu bisa dijadikan media buhul.

Buhul ini adalah kunci pertama perjanjian dengan jin yang akan jadi partner manusia-manusia jahat.

Selama buhul ini ada, dan jin tersebut masih "hidup", maka praktik itu akan terus terjadi dan bahkan menurun ke anak cucunya selama jin tersebut tidak mati dan buhul nya tidak musnah.

Yang mengerikan dari hal ini adalah, sang pelaku penyantetan tidak akan menaruh buhul nya di tempat yg mudah dijangkau. 

Ada yg ditaruh di pondasi bangunan, dimasukan ke botol lalu dilempar ke laut, ditaroh di dasar sumur atau atap rumah kosong dll.

Intinya di tempat yang sulit dicari atau ditemukan. Buhul juga biasanya diselipkan bersama praktek-praktek keji lainnya, buhul dibungkus bersama kepala tikus atau kepala ayam, dan tali/rambut itu ada di bagian dalam paruh atau mulut bangkai tikus tsb.

Cara menanggulanginya : berdoa kpd Tuhan Yang Maha Esa agar diberikan petunjuk lokasi dari buhul itu disimpan. Memang lama, tapi ini lebih baik daripada melawan dukun dengan dukun lainnya.

Jika sudah ditemukan, maka lepaskan ikatan itu satu persatu sambil dibacakan ayat ayat kitab suci. Pastikan semua ikatan terbuka, lalu bakar. Ini salah satu temuan buhul yg paling mengerikan. Bisa dibayangkan dukun tersebut melakukan perjanjian berapa banyak..


4. Praktik boneka santet

Praktek ini biasanya dipakai untuk membuat malapetaka bagi korbannya berupa serangan fisik, mental, dan sebagainya. Syarat dari praktik ini sangat mudah, yaitu sesuatu yg ada pada diri orang yg mau disantet. Bisa bermodalkan foto, rambut, kuku, darah, dll


Bahan-bahan ini akan disimpan dalam kain atau boneka, lalu di jadikanlah boneka ini sebagai perantara penyiksaan. Kadang didalamnya juga ada paku-paku atau bangkai binatang yg dibungkus bersamaan dgn boneka tersebut.

Sama seperti buhul, setiap boneka santet pasti memiliki ikatan ikatan. Ketika kamu menemukannya, segera buka ikatan-ikatan itu, rendam boneka dengan air, jika prakteknya memakai rambut yg dibuntal-buntalkan maka lepaskan ikatan rambut itu. Lalu bakar sambil membacakan ayat ayat kitab suci.

5. Binatang Melata atau serangga berbahaya

Santet ga melulu berupa serangan langsung yg "ghaib". Tapi juga melalui perantara hewan hewan berbahaya atau menjijikan. Biasanya kemunculannya tidak wajar dan masif.



Biasanya hewan2 yg dikirim berupa ular, kalajengking, ulat, kelabang, cacing dan sebagainya. Hewan-hewan ini muncul secara "rutin" Di dalam rumah. Umumnya binatang binatang ini muncul di kamar tidur atau kamar mandi.

Ketika menemukan hal ganjil ini, untuk kasus hewan yg datang adalah ular, maka usir terlebih dahulu. Disinyalir ular adalah bentuk yg paling berbahaya dari serangan ini. Usir sebanyak 3 kali. Kalau masih kembali juga maka bunuh sambil membacakan ayat kitab suci.

Jangan lupa juga bentengi diri dan rumah dengan senantiasa melakukan ibadah di dalamnya. Rajin dibersihkan, dibacakan ayat2 kitab suci, dilakukan utk hal2 positif dan tidak bermaksiat didalamnya.

Setiap praktek sihir perdukunan mau dia memakai sorban peci dan baju putih putih sekalipun tidaklah dibenarkan. Setiap orang telah memiliki rezeki dan jodohnya masing2.

Mencelakakan orang lain menggunakan metode santet sudah merupakan perkara besar yang dapat menjerumuskan pelakunya keluar dari agama yg diyakininya. 

Selain itu memakai rajah untuk pelindung sama saja menyekutukan Allah. Jangan samakan rajah dengan body guard atau obat. Obat adalah hal alami yg memiliki kandungan tertentu untuk menyembuhkan.

Sedangkan bodyguard memang memiliki kemampuan untuk melindungi secara fisik.

Sedangkan rajah? Apakah coret2an kertas yang isinya bahkan tercela itu diharapkan dapat melindungi bahkan membuat kebal?

Sungguh, jika Rajah dibenarkan dalam islam sebagai pelindung, maka seharusnya para sahabat dan pejuang pejuang Islam dahulu saat perang harusnya diberikan Rasul rajah satu persatu. Toh rajah katanya bisa membuat kebal dan melindungi kan? Kenapa Rasul tidak melakukannya?

Jawabannya jelas. Rajah atau jimat adalah praktik kesyirikan yg haram.

Yg membuatnya lebih miris, para pelakunya  mengira merekalah yang memerintah jin, padahal sejatinya merekalah yang diperalat oleh jin jin itu. Mereka disuruh memberikan sesajen, menghinakan diri mereka dengan syarat2 nyeleneh, memberikan persembahan2 dan lain lain.

Mereka dibuat "mengharapkan" Sesuatu perlindungan, rezeki, dan keberuntungan lewat hal hal yang diharamkan oleh agamanya. Dan seakan2 tidak ada lagi Tuhan yang akan melindungi mereka jika tidak dengan jimat/rajah itu.

Senantiasa memperkuat ibadah. Membaca dzkiri (untuk muslim) serta memperbaiki kehidupan sosial sesama manusia adalah liat kiat tindakan preventif yg bisa kita lakukan agar tidak terjerat praktik busuk diatas.

Semoga kita semua dapat terhindar dan dilindungi oleh Tuhan Yang Maha Esa dari manusia manusia jahat, kita atau teman2 kita yg dulu pernah terjerumus ke praktik itu diberikan hidayah untuk bertaubat, dan yg saat ini sedang menderita karena pengaruh sihir semoga segera mendapat kesembuhan dan terlepas dari belenggu tersebut.


Silahkan share jika bermanfaat.


mwv_mystic

LihatTutupKomentar